51 Tahun Indocement: Dari Semen ke Program Sosial untuk Tukang Bangunan
![]() |
| Foto Istimewa |
ambungpost – Di usia 51 tahun, Indocement tidak lagi hanya bicara soal semen. Perusahaan ini kini bergerak ke mortar, kemasan, energi terbarukan, hingga program sosial untuk tukang bangunan.
Peringatan HUT ke-51 digelar 4 Agustus 2026 di Aula ASIST, Kompleks Pabrik Citeureup secara hybrid dengan tema,"Harmoni dalam Sinergi, Kreatif dalam Inovasi, Gemilang dalam Prestasi."
Direktur Utama, Christian Kartawijaya, menyebut pencapaian ini lahir dari kolaborasi semua pihak.
“Lima puluh satu tahun merupakan perjalanan panjang yang dibangun melalui kerja keras, ketangguhan, dan semangat kebersamaan. Dengan menghayati nilai harmoni, kreativitas, dan prestasi, kami yakin Indocement akan semakin relevan serta mampu memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan dan Indonesia,” ujarnya.
Transformasi bisnis terlihat dari pembentukan PT Mortar Prakarsa Utama dan PT Mondi Indo Prakarsa Kemasan. Di sisi lingkungan, Indocement meraih PROPER Emas dan Hijau, serta memperluas penggunaan RDF, PLTS, dan kendaraan listrik untuk menekan emisi.
Kinerja juga positif. Semester I 2026, penjualan semen domestik tumbuh +4,9%, mengungguli pasar. Pangsa pasar 28,1%. Laba bersih naik 19,2% menjadi Rp589,6 miliar.
Selain bisnis, Indocement menjalankan program “Bangun Rumah Tukangku” dan bantuan rehabilitasi pasca banjir di Sumatera.
“Momentum HUT ke-51 menjadi pengingat bahwa perjalanan Indocement masih panjang. Dengan sinergi yang kuat, inovasi yang berkelanjutan, komitmen terhadap keberlanjutan serta kepedulian sosial yang konsisten, kami optimis Indocement akan terus melangkah menuju masa depan yang lebih kuat, lebih hijau, dan lebih gemilang, sekaligus berkontribusi dalam mengakselerasi pembangunan Indonesia,” tutup Christian Kartawijaya
Mengenai Indocement
Indocement adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memproduksi Semen Tiga Roda, Semen Rajawali, Mortar Tiga Roda, dan Semen Grobogan. Saat ini Indocement dan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass, dengan jumlah karyawan sekitar 4.100 orang.
Indocement mengoperasikan 14 pabrik milik sendiri serta dua pabrik dan satu grinding mill dengan sistem sewa dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 33,5 juta ton semen.
Sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat; dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan; satu pabrik di Grobogan, Jawa Tengah; dua pabrik di Maros, Sulawesi Selatan, dan satu grinding mill di Banyuwangi, Jawa Timur.
Pada 2022, Indocement telah mengoperasikan Pabrik Maros setelah menandatangani Perjanjian Sewa Pakai Aset dengan PT Semen Bosowa Maros. dan PT Bosowa Corporindo. Heidelberg Materials AG telah menjadi pemegang saham mayoritas Indocement sejak 2001. (Ril)

0 Response to "51 Tahun Indocement: Dari Semen ke Program Sosial untuk Tukang Bangunan"
Posting Komentar