DPMD Kotabaru Targetkan Skor IDM Naik ke 8,3 di 2026, Dana Desa Fokus ke Ketahanan Pangan
ambungpost - Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kotabaru, Ali Syamsudin menargetkan skor Indeks Desa Membangun (IDM) Kotabaru naik menjadi 8,3 pada 2026.
Target itu untuk mengerek posisi Kotabaru dari peringkat 13 se-Kalimantan Selatan ke papan tengah. Saat ini skor Kotabaru masih 7,3 dengan sekitar 50 dari 202 desa/kelurahan berstatus berkembang.
"Target kita 8,3. Sekarang masih 7,3. PR kita masih ada sekitar 50-an desa dari total 202 desa/kelurahan yang statusnya Berkembang. Alhamdulillah, untuk desa Tertinggal di Kotabaru tidak ada," ujar, Rabu (1/6/2026).
Ali menyebut pagu Dana Desa 2026 dipotong langsung pusat selama 6 tahun untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sehingga rata-rata dana yang diterima desa kini sekitar Rp300 juta. DPMD pun mengarahkan prioritas penggunaan ke ketahanan pangan dan bantuan sosial.
"BLT sudah tidak ada. Fokus kita sekarang ke ketahanan pangan desa," jelasnya.
Ia memastikan keterlambatan laporan Dana Desa 2025 telah tuntas Juni 2026 dan menargetkan akhir 2026 tidak ada desa terlambat lapor.
Untuk penguatan tata kelola, DPMDx katanya, akan membekali 198 kepala desa pada November 2026 menyusul Pilkades serentak di 41 desa.
Di sisi ekonomi, lebih dari 100 BUMDes sudah aktif dan Kotabaru masuk tiga besar se-Kalsel serta juara 1 Lomba Desa tingkat provinsi. Digitalisasi juga dikebut dengan 32 desa telah menerapkan transaksi non-tunai bersama Bank Kalsel.
"Non-tunai ini untuk meminimalisir risiko penyalahgunaan,"* katanya. (Rizal)

0 Response to "DPMD Kotabaru Targetkan Skor IDM Naik ke 8,3 di 2026, Dana Desa Fokus ke Ketahanan Pangan"
Posting Komentar