KB Serentak Harganas 2026 Kotabaru Targetkan 21 Akseptor MKJP, Capaian Sementara 17 Orang
ambungpost – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Kotabaru menargetkan 21 akseptor Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada kegiatan KB Serentak Harganas 2026.
Kepala Bidang KB DP3AP2KB Kotabaru, Suhartati menyebut hingga Juli capaian sementara sudah 17 akseptor dan ditargetkan tembus 21 orang di pekan akhir Harganas.
“Alhamdulillah sampai saat ini sudah ada 17 akseptor. Cuma sudah ada calon. Insyaallah sampai di Juli, di pekan akhir dari Harganas ini, insyaallah mencapai ke 21 orang,” ujar Suhartati, Senin (29/06/2026).
Data DP3AP2KB mencatat capaian Harganas untuk KB Peserta Baru 17 persen, KB MKJP 26,9 persen, dan KB Pasca Persalinan 16,2 persen. Angka Unmet Need KB di kepulauan Kotabaru 14,33 persen dengan Peserta KB Aktif PPA 45,19 persen atau 825 akseptor.
Untuk menekan stunting, DP3AP2KB mengandalkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari Bidan Desa, Kader PKK, dan Kader KB, serta menggelar sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) di wilayah kepulauan 3T bersama KUA dan Duta Genre.
Suhartati menyebut IUD menjadi metode yang paling sulit diterima masyarakat karena stigma bikin gemuk atau mandul, padahal IUD tidak mengandung hormon.
Capaian Metode Operasi Pria (MOP) juga masih rendah dengan 14 akseptor pada 2024 dan belum bertambah tahun ini.
“Tantangan terbesarnya itu kurangnya masyarakat untuk berpartisipasi. Menganggap bahwa itu tidak penting. Kurang diterimanya masyarakat. Entah karena ketidaktahuan,” pungkasnya. (Ril/Rizal)

0 Response to "KB Serentak Harganas 2026 Kotabaru Targetkan 21 Akseptor MKJP, Capaian Sementara 17 Orang"
Posting Komentar